BAB I
Pendahuluan
A. Latar Belakang Masalah
Saat ini bangsa Indonesia, masih mengalami krisis multidimensi yang menggoncang kehidupan kita. Sebagai salah satu masalah utama dari krisis besar itu adalah ancaman disintegrasi bangsa yang hingga saat ini masih belum mereda. Secara umum integrasi nasional mencerminkan proses persatuan orang-orang dari berbagai wilayah yang berbeda, atau memiliki berbagai perbedaan baik etnisitis, social budaya, atau latar belakang ekonomi, menjadi satu bangsa terutama karena pengalaman sejarah dan politik yang realatif sama. Proses pembentukan persatuan bangsa dengan adanya semboyan Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Proses integrasi nasional bangsa Indonesai telah dipaparkan dalam dimensi sejarah, sebuah jawaban yang sangat panjang atas pertanyaan “apa yang terjadi dengan proses integrasi nasional kita”. Inti historis jawabnya adalah bahwa kita telah membangun suatu bangsa dan mencapai integrasi nasional.
Harus diakui bahwa kita masih menyimpan banyak masalah yang harus diselesaikan, dan kita meninggalkan luka yang masih menyakitkan pada diri kita sebagai bangsa yang harus kita sembuhkan. Maka dari itu penulis berusaha memaparkan solusi dari permasalahan integrasi nasional, yaitu: masalah pertama adalah membangun kembali integrasi vertikal antara pusat dan daerah, antara elite dan massa yang mengalami distorsi. Kedua membangun integrasi horizontal dibidang social budaya.
B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah makalah ini adalah:
1. Mengetahui apa dan bagaimana yang dimaksud nasionalisme.
2. Mengetahui bagaimana yang dimaksud integrasi nasional.
3. Mengetahui bagaimana pengaruh nasionalisme terhadap integrasi nasional.
4. Mengetahui upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nasionalisme dan integrasi nasional secara vertical (pemerintah dengan masyarakat) dan integrasi horizontal di masyarakat.